Keuntungan
1. Bersih: Energi air adalah sumber energi terbarukan, pada dasarnya bebas polusi.
2. Biaya operasional rendah dan efisiensi tinggi;
3. Pasokan listrik sesuai permintaan;
4. Tak habis-habisnya, tak habis-habisnya, terbarukan
5. Mengendalikan banjir
6. Menyediakan air irigasi
7. Meningkatkan navigasi sungai
8. Proyek-proyek terkait juga akan meningkatkan transportasi, pasokan listrik, dan perekonomian daerah, khususnya untuk pengembangan pariwisata dan budidaya perikanan.

Kekurangan
1. Kerusakan ekologis: Erosi air yang semakin intensif di bawah bendungan, perubahan sungai dan dampak pada hewan dan tumbuhan, dll. Namun, dampak negatif ini dapat diprediksi dan dikurangi. Misalnya, efek waduk.
2. Perlu membangun bendungan untuk relokasi, dll., investasi infrastruktur sangat besar.
3. Di daerah dengan perubahan musim curah hujan yang besar, pembangkit listrik kecil atau bahkan tidak ada sama sekali pada musim kemarau.
4. Tanah aluvial subur di hilir berkurang. 1. Regenerasi energi. Karena aliran air bersirkulasi terus menerus sesuai dengan siklus hidrologi tertentu dan tidak pernah terputus, sumber daya tenaga air merupakan jenis energi terbarukan. Oleh karena itu, pasokan energi pembangkit listrik tenaga air hanya selisih antara tahun basah dan tahun kering, tanpa masalah penipisan energi. Namun, ketika menghadapi tahun-tahun kering yang ekstrem, pasokan listrik normal pembangkit listrik tenaga air dapat terganggu karena kekurangan pasokan energi, dan output akan sangat berkurang.
2. Biaya pembangkitan listrik yang rendah. Pembangkit listrik tenaga air hanya menggunakan energi yang dibawa oleh aliran air tanpa mengonsumsi sumber daya energi lainnya. Selain itu, aliran air yang digunakan oleh pembangkit listrik tingkat atas masih dapat digunakan oleh pembangkit listrik tingkat bawah. Ditambah lagi, karena peralatan pembangkit listrik tenaga air yang relatif sederhana, biaya perbaikan dan perawatannya juga jauh lebih rendah daripada pembangkit listrik tenaga termal dengan kapasitas yang sama. Termasuk konsumsi bahan bakar, biaya operasional tahunan pembangkit listrik tenaga termal sekitar 10 hingga 15 kali lipat dari pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas yang sama. Oleh karena itu, biaya pembangkitan listrik tenaga air rendah, dan dapat menyediakan listrik murah.
3. Efisien dan fleksibel. Generator turbin air, yang merupakan peralatan daya utama pembangkit listrik tenaga air, tidak hanya lebih efisien, tetapi juga fleksibel dalam memulai dan beroperasi. Generator ini dapat dengan cepat dihidupkan dan dioperasikan dari keadaan statis dalam beberapa menit; tugas menaikkan dan menurunkan beban diselesaikan dalam beberapa detik, beradaptasi dengan kebutuhan perubahan beban listrik, dan tanpa menyebabkan kehilangan energi. Oleh karena itu, penggunaan tenaga air untuk melakukan tugas-tugas seperti pengaturan beban puncak, pengaturan frekuensi, cadangan beban, dan cadangan darurat pada sistem tenaga listrik dapat meningkatkan manfaat ekonomi dari seluruh sistem.
Waktu posting: 01-Des-2021