Turbin tubular: Kunci untuk membuka masa depan pembangkit listrik tenaga air bertekanan rendah.

Aliran air yang dulunya lemah di antara dataran dan lembah sungai kini diubah menjadi listrik bersih melalui turbin tabung.
Di antara peralatan pembangkit listrik tenaga air, turbin tubular, sebagai andalan untuk mengembangkan sumber daya tenaga air bertekanan rendah, menunjukkan prospek aplikasi yang semakin luas. Negara saya memiliki cadangan sumber daya tenaga air bertekanan rendah yang sangat besar dan cocok untuk pengembangan turbin tubular. Sumber daya dengan ketinggian sekitar 10 meter diperkirakan dapat menghasilkan lebih dari 20 gigawatt. Dikombinasikan dengan lebih dari 21 gigawatt energi pasang surut yang dapat dieksploitasi, ini menyediakan pasar yang luas untuk turbin tubular.
01 Keunggulan Teknis: Solusi Efisien untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air dengan Ketinggian Air Rendah
Sebagai unit yang disusun secara horizontal dengan aliran air sejajar dengan sumbu utama, turbin tubular menunjukkan kinerja yang unggul dalam kondisi head rendah.
Dibandingkan dengan unit vertikal, turbin tubular menawarkan efisiensi konversi energi yang jauh lebih tinggi. Jenis turbin ini disusun secara horizontal, dengan kedalaman penggalian yang relatif dangkal, sehingga menghasilkan pekerjaan teknik sipil total yang lebih sedikit dan secara signifikan mengurangi investasi teknik sipil.
Selain itu, turbin tubular merupakan unit pengaturan ganda. Kondisi pembangkitan dayanya dikendalikan oleh sudu pengarah, yang mengatur laju aliran air, dan oleh bilah baling-baling, yang mengatur efisiensi turbin, sehingga memastikan pengoperasian dalam kisaran efisiensi tertinggi.
Pada rentang ketinggian jatuh air 3-20 meter, turbin tubular menunjukkan kinerja yang sangat baik, secara efektif mengembangkan sumber daya air dengan ketinggian jatuh rendah yang sebelumnya sulit dimanfaatkan secara ekonomis. Secara khusus, turbin tubular telah menjadi pilihan utama untuk pengembangan PLTA di bawah ketinggian jatuh air 25 meter.
02 Prospek Penerapan: Dari Sungai ke Samudra
Seiring dengan semakin menipisnya sumber daya PLTA dengan ketinggian sedang dan tinggi, pengembangan sumber daya PLTA dengan ketinggian rendah menjadi semakin penting, dan turbin tubular memiliki potensi besar di bidang ini.
Negara saya kaya akan sumber daya PLTA dataran rendah, yang terutama terletak di dataran atau lembah sungai yang maju secara ekonomi dan berpenduduk padat. Di daerah-daerah ini, turbin tubular dapat mencapai fungsi pemanfaatan yang komprehensif seperti pembangkit listrik, pengendalian banjir, dan pelayaran, sekaligus berkontribusi pada perlindungan lingkungan ekologi dan sumber daya lahan.
Yang perlu diperhatikan, turbin tubular memiliki prospek aplikasi yang luas dalam pembangkit listrik tenaga pasang surut. Turbin pompa tubular yang cocok untuk pembangkit listrik tenaga pasang surut tidak hanya dibutuhkan untuk menyediakan pembangkit listrik dan pemompaan searah, tetapi terkadang juga untuk menyediakan pembangkit listrik, pemompaan, dan pembuangan dua arah.
Dengan kemajuan tujuan "karbon ganda", turbin tubular generasi baru, melalui inovasi teknologi seperti optimasi CFD dan kontrol cerdas, diharapkan dapat mencapai peningkatan efisiensi lebih dari 2% dan perpanjangan umur pakai hingga 30%.
03 Kemajuan Teknologi: Dari Mengejar Ketertinggalan Menuju Memimpin
Negara saya telah mencapai kemajuan signifikan dalam teknologi turbin tubular. Untuk mengatasi masalah operasional yang menonjol seperti efisiensi rendah, kerusakan erosi yang parah, dan penyimpangan kopling yang besar, tim peneliti Tiongkok, melalui hampir 30 tahun penelitian kolaboratif antara industri, akademisi, dan penelitian, telah berinovasi dalam teori desain komponen aliran turbin dan membangun sistem teknologi anti-erosi yang komprehensif untuk turbin aliran aksial dan turbin tubular.
Terobosan teknologi spesifik meliputi: perintis metode desain runner tiga dimensi penuh dengan inversi rotasional, yang menghasilkan desain runner dan draft tube terintegrasi; penemuan metode untuk mengidentifikasi inisiasi kavitasi pada turbin; dan pengembangan sistem teknologi untuk anti-erosi turbin tipe baling-baling.
Pencapaian teknologi ini telah mengurangi siklus perbaikan turbin untuk pembangkit listrik dengan aliran air berkadar sedimen tinggi dari 2-3 tahun menjadi sekitar 5 tahun, sehingga secara signifikan meningkatkan efisiensi ekonomi unit tersebut.
Efisiensi tertinggi dari beberapa model turbin tabung hidrolik yang dikembangkan di negara saya telah melampaui 94%. Model turbin tabung Taocha mencapai efisiensi 94,25%, tertinggi di dunia, mewujudkan pergeseran dari impor teknologi menjadi ekspor teknologi.


Waktu posting: 26 September 2025

Kirim pesan Anda kepada kami:

Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami.