Spesifikasi model generator dan daya yang dihasilkan mewakili sistem pengkodean yang mengidentifikasi karakteristik generator, yang mencakup berbagai aspek informasi:
Huruf besar dan huruf kecil:
Huruf kapital (seperti 'C', 'D') digunakan untuk menunjukkan tingkat seri model, misalnya, 'C' mewakili seri C, dan 'D' mewakili seri D.
Huruf kecil (seperti `a`, `b`, `c`, `d`) digunakan untuk mewakili parameter atau karakteristik tertentu, seperti mode pengaturan tegangan, jenis lilitan, tingkat isolasi, dan lain sebagainya.
Angka:
Angka tersebut digunakan untuk menunjukkan daya nominal generator, misalnya, '2000' mewakili generator 2000 kW.
Angka juga digunakan untuk mewakili parameter lain seperti tegangan nominal, frekuensi, faktor daya, dan kecepatan.
Parameter-parameter ini secara kolektif mencerminkan kinerja dan penerapan generator, seperti:
Daya nominal: Daya maksimum yang dapat dihasilkan generator secara terus menerus, biasanya dalam kilowatt (kW).
Tegangan nominal: Tegangan arus bolak-balik yang dihasilkan oleh generator, biasanya diukur dalam volt (V).
Frekuensi: Siklus AC dari arus keluaran generator, biasanya diukur dalam Hertz (Hz).
Faktor daya: Perbandingan antara daya aktif arus keluaran generator dengan daya semu.
Kecepatan: Kecepatan pengoperasian generator, biasanya diukur dalam putaran per menit (rpm).
Saat memilih generator, perlu untuk menentukan daya nominal yang dibutuhkan dan spesifikasi model yang sesuai berdasarkan faktor-faktor seperti konsumsi energi yang dibutuhkan dan frekuensi standar sistem tenaga listrik setempat.
Waktu posting: 19 Februari 2024